filateli

udah lama nggak denger istilah itu. kemanakah perginya? oh, mungkin karena di zaman sekarang, teknologi sudah mengalahkan hal-hal yang bersifat manual seperti surat yang kalah oleh e-mail atau ulekan yang kalah sama blender (?). pokoknya istilah itu udah nggak tau pergi kemana. apa aku aja yang nggak tau (kalo beneran ini ya berarti masalahnya di aku, haha)

terus kenapa mendadak aku inget itu? karena tadi, secara tidak sengaja, aku nemu surat buat ibu dan pastinya di sana ada prangkonya! terus iseng-iseng deh aku ambil itu prangko dan mendadak aku inget, aku dulu pernah ngumpulin prangko.

dan ternyata emang iya, si album prangko terselip di antara buku yang lain, wehehe.

 
 

sejarah si album: album ini dibeliin sama bapak. kalo nggak salah sih ada 3, buat mas irfan, aku, sama faiz. biar adil gitu mungkin maksudnya, apalagi emang dulu kan apa-apa pake surat, tapi makan nggak pake surat lho yaaa -you know lah-

tapi sayang seribu sayang, kami bertiga selalu rebutan prangko, haha, karena ada beberapa prangko yang emang cuma satu buah, kalo yang lain sih berlipat-lipat banyaknya. alhasil, kita jadi saling ngambil punya satu sama lain deh (kebiasaan buruk jangan ditiru), dan akulah pemenangnya, dengan dalih sebagai berikut:

anak kecil banget deh

nah, disitu aku bagi 2 kelompok, yang separuh depan aku pakai untuk prangko-prangko dari Indonesia, terus bagian separuh belakang aku pakai untuk yang dari luar negeri and this is it:

Indonesia
prangko Pak Karno, favoritku :D

abroad, mostly from USA
my favorite: ant and caterpillar

ya pokoknya kurang lebih ada 5 halaman untuk prangko dari Indonesia dan 7 halaman untuk prangko dari luar negeri (baru sadar juga kalo banyak yang luar negeri).

prangko-prangko dari LN nggak cuma dari Amerika, tapi memang kebanyakan dari sana, yang lain ada beberapa dari tempat lain (baru sadar): 2 dari Mexico, 1 dari Japan, 1 dari Malaysia, 1 dari Nederland, 2 dari Uni Emirat Arab.

umm, emang dasarnya aku juga cuma suka mengumpulkan, jadi nggak gitu ngeh juga, pegang prangkonya aja pake tangan, padahal kalo yang bener-bener suka kan pegangnya pake pinset, hehe. tapi, sepertinya aku akan menyukai mengumpulkan prangko lagi, bagi yang ingin menyumbang prangko atau ingin menjadi penpal-ku, mari-mari :D

This entry was posted on Monday, November 15, 2010 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

4 Responses to “filateli”

  1. sepertinya kita harus membawa album masing masing nih kalau ketemu di kampus :D

    ReplyDelete
  2. Mas Puguh punya? waaaaaah, mari2 kita barter! haha

    ReplyDelete
  3. hi dear
    iman cara gw mau jual koleksi perangko gw
    ada 4 album ni.... ty sebelumnya ya
    email gw. expman69@yahoo.com

    ReplyDelete