SEMARANG bagian 5

sepertinya completely telat! hahaha
tapi gapapa ya? saya teruskan saja, daripada tidak saya ceritakan sama sekali :p

okay, jadi perjalanan saya pada bulan April (Semarang bagian 4) itu berlanjut ke lawang sewu. dari awal karena saya memang penakut saya memutuskan untuk tidak main kamera disana. jadi kamera saya serahkan pada Ade atau Agung.



tapi sayang sekali, gedung utamanya tidak bisa dimasuki, sedang dalam renovasi. jadilah kami masuk ke gedung sebelahnya saja. kami mendapat guide yang masih muda dan awalnya saya kira masnya bakal serius jelasin tempat-tempat disana secara detail, tapi banyak bercanda ternyata. saya dan rekan penakut saya, Uli sudah dari awal sudah memutuskan untuk tidak aneh-aneh. jadi bawaan kami susah diajak bercanda.

perjalanan awal masih di lantai 1, disana ada semacam galeri tentang foto-foto lama di daerah sekitar tempat itu dan ada juga miniatur gedung lawang sewu itu sendiri. lalu setelah puas melihat-lihat tempat itu dibawalah kami ke lantai 2, hanya lorong biasa. lalu ke loteng, oh my God, di atas hawanya (krikrikrik) dan mas pemandunya malah banyak bercanda -________-" 

lantai 1
loteng, eaaa ada item2

loteng itu dulu dipakai buat mengintai musuh, ada lubang besar juga buat melihat suasana di lantai bawah, ada juga lubang di atas untuk mengintai dari tempat yang paling tinggi. setelah puas cukup takut disana, turunlah kami dan ditawari untuk ke bawah tanah. awalnya sih saya dan Uli nggak mau masuk, bukan karena harganya yang 10K sendiri, tapi kan karnaaaa... hehe. tapi endingnya kami turun kok karena sayang udah sampai sana. masuk ke dalam harus pakai sepatu boot, soalnya ada airnya walaupun tidak tinggi karena dulu digunakan untuk pendingin alami gedung dengan sumber air hujan. 

bawah tanah

masuk di bagian awal, mas pemandu nunjukkin tempat biasa yang dipakai uji nyali dan posisi kameranya. lalu dibuatlah simulasi, lampu senter dimatikan dan taraaaaaaaaaaa, jadilah simulasi uji nyali selama 1 menit. setelah mas pemandu puas membuat kami takut, jalan lagi deh, isi dari ruang bawah tanah itu adalah tempat-tempat penyiksaan, penjara jongkok untuk 5 orang padahal itu kecil banget, dan ada juga penjara berdiri dan itu dipakai untuk 3 orang. dan masih saja kami sempat foto-foto. nggak ada hal yang aneh aneh sih, tapi hawanya, hehehe.

setelah selesai mengelilingi tempat 'seram' itu, perjalanan berlanjut untuk mencari masjid. sudah jalan agak jauh melewati semacam selokan di sana, masjidnya nggak ketemu juga. akhirnya masuk mallnya deh, tapi lupa apa nama mallnya, dan shalatlah kami disana :)

selesai melaksanakan kebutuhan ibadah, lanjutlah kami ke tugu pemuda. dengan suasana malam yang making more fun, foto-foto lah kami disana! :D


after we done with the photo session, malam membawa kami pulang dengan bus yang bayarnya 5K, tujuannya adalah rumah ani yang ditambah dengan ongkos angkot 2K.

disana kami bahas tentang rencana ke tempat Ade di Salatiga. rencananya malam itu kami ingin langsung berangkat, tapi tantenya Ani tidak mengizinkan, alhasil rencana dilakukan esok paginya, tapi malam itu Ade, Agung, Brata, Afthon, balik duluan..

bersambung...

This entry was posted on Saturday, June 18, 2011 and is filed under ,,. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

Leave a Reply