IP, apa kabar?



topik paling hangat akhir-akhir ini selain tentang gayus adalah tentang IP, apalagi bagi kami yang tercatat sebagai freshman dan baru pertama kali ini mengenal secara resmi apa itu IP. 

IP adalah indeks prestasi. hampir semua orang menggunakan itu sebagai tolak ukur apakah kalian termasuk aku adalah orang-orang berprestasi. berprestasi dalam hal ini adalah berprestasi dalam bidang akademik.

IP pertamaku sampai saat ini dengan 4 mata kuliah yang baru diketahui nilainya adalah 3,00 sedangkan teman-temanku pasti banyak yang ada di atasku. empat mata kuliah itu nilainya B semua. yeah, I'm a B collector till now.

kemarin aku sempat membiacarakannya dengan ibu. ibu yang aku tahu sangat pintar dan cerdas yang walaupun saat meneruskan S1 dan S2nya sudah mempunyai banyak pekerjaan yang harus dijalaninya tapi tetap lulus cumlaude. bangga kan punya ibu seperti itu? sangat bangga.

sedangkan aku sendiri, belum banyak pikiran. kerjaan juga kebanyakan cuma main, belajar jarang cuma kalau mau ujian, organisasi nggak begitu banyak. nilai 3,00 bagiku masih kurang, siapa yang akan merasa puas? puas itu kalau IPnya 4,00. tapi ibu bilang itu nggak papa dan aku sendiri juga bersyukur mendapat nilai segitu sejauh orang tuaku baik-baik saja. mungkin itu sebanding dengan seberapa aku berjuang selama ini.

anggap saja ini masa adaptasi, aku juga dapet beberapa cerita tentang IP kakak angkatan pada tahun pertama, nggak bagus, tapi selanjutnya mereka berjuang walaupun nggak sedikit juga yang IPnya bagus dari awal. dari sini, aku tahu Allah sudah mengingatkan bagaimana seharusnya ke depannya, bagaimana harus berjuang, bagaimana harus memanage waktu. mengingat apa yang sudah dilakukan orang tuaku untukku juga akan selalu mengingatkanku tentang bagaimana seharusnya.

cuma kamu sendiri yang tahu bagaimana kamu, semoga ke depannya lebih baik, harus lebih baik :)

This entry was posted on Friday, January 21, 2011 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

3 Responses to “IP, apa kabar?”

  1. "siapa yang akan merasa puas? puas itu kalau IPnya 4,00"
    Kamu terdengar sangat manusia...
    hehehe

    ReplyDelete
  2. sip sip sip sip sip

    jangan ditiru (misalnya kesetku) ya yang jelek-jelek dari kakak kelasmu hehehe

    kalau langkahmu benar, nilai IP itu akan terus menerus naik. TIDAK MASALAH jika harus memulai dari agak bawah (atau bawah) :)


    mana yang dirimu hargai, perjuangannya atau nilainya? seharusnya dua duanya ya? hehehe


    sebagian kadang tidak menghargai sebuah perjuangan, yang mereka dambkan hanyalah NILAI A, A dan A. ibaratnya dapat C dan B itu KIAMAT :)

    ReplyDelete
  3. rian: hahaha emang selama ini kamu pikir aku apa? zzz

    mas puguh: iya mas, pasti ada hikmah juga kan kenapa aku dapet nilai segitu, biar besok sadar buat lebih berusaha. iya dong, pasti, aku udah berjuang jugaa, hehe. makasih mas :D

    ReplyDelete