rokok elektrik


nggak ngerti deh ini udah ada sejak lama atau belum, tapi aku baru tau barusan, hehe

seperti membuka jawaban atas fatwa bahwa rokok itu haram, sekarang ada rokok elektrik yang tidak menggunakan bahan-bahan yang dianggap merugikan tubuh perokok.

dari yang aku lihat di youtube, rokoknya itu harus dirangkai dulu sebelum digunakan. jadi ada tiga bagian: yang putih panjang, terus ada bagian yang putih tapi pendek (ini ada lampunya warna merah, jadi pas diisep lampunya nyala, jadi semacam bara apinya gitu), terus ada yang kuning itu.



nah rokok itu pas dihisap juga ngluarin asap, tapi asap yang ini beda lho dari rokok-rokok yang konvensional, jadi asapnya berasal dari uap yang dihasilkan oleh alat pengubah zat menjadi atom.

kelebihan dari rokok elektrik ini adalah (http://www.rokokelektronikmurah.co.cc/) :

  • TANPA tar, racun, karbon monoksida, tembakau, dan bau asap
  • Aman bagi lingkungan
  • Menghemat uang
  • Menghentikan kebiasaan merokok secara bertahap
  • Menghindari risiko kesehatan dari merokok
  • Sebagai subtitusi pengganti rokok konvensional
  • Dapat disesuaikan dengan kebutuhan perokok (High, Medium, Low, dan Non Nikotin)
  • Merupakan terapi untuk berhenti merokok, karena anda tetap merasa seakan akan anda sedang merokok
  • Dapat digunakan dimanapun, termasuk di tempat DILARANG MEROKOK
  • Menghindari risiko kesehatan yang disebabkan oleh merokok
  • Baterai bisa diisi ulang
  • Filter Cartridge dapat diganti-ganti berdasarkan kandungan nikotin yang diperlukan perokok (High, Medium, Low, dan Non Nikotin)
  • Tidak menyebabkan polusi udara, sehingga tidak menimbulkan perokok pasif. Asap yang keluar adalah asap dari kandungan gel yang diubah menjadi uap air oleh automizer
  • Bentuk dan rasa sama seperti aslinya, anda dapat menikmati seluruh proses merokok 
tapi harganya yang Rp 150.000,00-an memungkinkan konsumennya adalah orang yang sudah mempunyai penghasilan yang cukup untuk kehidupan sehari-hari. sedangkan kelebihan-kelebihan yang sudah dipaparkan di atas bagus untuk dilestarikan, tapi bagaimana nasib tembakau dan perusahaan rokok di Indonesia kalau semua orang pindah jadi konsumen rokok elektrik padahal selama ini perusahaan rokok adalah salah satu pemberi sponsor acara-acara besar dan pemberi beasiswa bagi mahasiswa? 

aku pun belum tahu jawabannya...

This entry was posted on Wednesday, July 28, 2010 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

Leave a Reply